Ditinggal oleh seseorang yang begitu kita sayangi memang begitu sakit,berat, namun dari situlah aku menemukan sesuatu yang dinamakan ikhlas,merelakan dan hanay bisa mendoakan. Kepergian ayah membuat ibu merasa begitu lemah,tidak ada lagi hasrat dalam diri ibu untuk hidup karena orang yang begitu ibu sayang kini telah tiada,tiada untuk selamanya.
Sekarang ibu belum memiliki suami, tapi maskipun ada sosok yang mau menikahi ibu, tapi aku masih tidak bisa menerima, karena pisahnya ibu sama alm bapak bukan pisah cerai hidup, tapi dipisahkan oleh kematian, bukan orang lain, disaat dihadapi masalah orang baru mau masuk, saya berangkat kerja dari sumenep ke pamekasan meneteskan air mata selalu berfikir alm sosok ayah, jadi saya putuskan. jika mau nerima keluarga baru boleh tapi 2 pilihannya, saya yang akan pergi atau tetap mau menerima orang baru tersebut, kepada mbk saya Terima kasih sudah mau menjaga adikmu mbk maskipun beda ayah tapi tetap saudara bagiku. Selalu menjadi kakak yang paling sabar dalam menghadapi sifat adikmu mbk.
namun yang sekarang saya inginkan adalah keutuhan keluarga, saya gak mau ada orang baru yang masuk kedalam kehidupan keluarga saya, (saya gak mau ibu saya menikah lagi) tapi saya gak tau gimana cara ngomong ke ibu saya, saya bingung, pokoknya dulu saya ngerasa seperti orang yang paling bahagia. Saya mau jadi saya yang dulu yang waktu ada ayah.
Tidak ada komentar