The Power Of Doa And Action
Kita sebagai generasi Muda adalah kaum yang suka berinovasi
yang kreatif, baik untuk dirinya dan dunia sosialnya untuk mendapatkan apa yang
dia inginkan dan target yang kita inginkan. Tapi sangat banyak generasi muda
yang takut untuk melangkah maju karena terfokus pada resiko yang akan diterima
dan tantangan yang akan dihadapi semua itu takut gagal.
Saya
sangat terinspirasi pada seorang dosen yaitu bapak Dr. Hozairi yang ada di
salah satu PTS di madura beliau mampu menguatkan pribadi saya untuk tidak takut
dan takluk dalam persaingan, serta terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan
kita dalam memenangkan persaingan.
Kita sebagai ummat manusia memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing. Tetapi kita tidak boleh focus kepada kekurangan kita. Yang
paling utama adalah bagaimana caranya kita untuk menemukan kelebihan dari
kelemahan kita sendiri ?
Kita akan sangat rugi
apabila tidak melakukan apa apa untuk berinovasi di kehidupan kita. Kita tidak perlu lagi melihat orang lain yang
membuktikan bahwa sukses bukan hanya untuk orang kaya, akan tetapi kita wajib
mencoba dan buktikan dalam hal tersebut.
Dalam mencoba apapun itu kegagalan merupakan kepastian.
Lebih kerennya jika disebut sebagai konsekuensi dalam
sebuat percobaan. Orang-orang yang sudah
sukses meraih keberhasilannya itu tidak hanya gagal satu kali sudah menyerah
tapi brkali kali dalam hal mencoba. Tap Bagi mereka, kegagalan merupakan sumber
motivasi dan inspirasi untuk meraih keberhasilan.
Apakah kita mengetahui tokoh Thomas Alva Edison Beliau gagal 99.000 dalam hal
percobaannya tapi ke 10.000 kalinya beliau berhasil membuat lampu. Dalam
motivasinya beliau bilang “Saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000
cara yang tidak akan berhasil”
Rasa takut akan kegagalan menghalangi kita untuk mencoba, untuk berani,
dan untuk sukses. Rasa ini harus dihadapi. Jangan sampai kita menumbuhkan
pepatah lama yang mengatakan, "Seandainya saya,... coba tadi saya,...
mengapa tadi saya tidak mencobanya,..." Kegagalan bukanlah suatu yang
harus ditakuti, melainkan untuk dihadapi, ditolak, dan diatasi.
Sebenarnya
dalam hidup tidak ada istilah berandai – andai jika kita ingin sukses. Dan
tidak selamanya apa yang kita impikan akan berhasil dan sesuai keinginan kita.
Kadang juga bisa gagal. Namun Jangan Takut Gagal untuk Mencapai Keberhasilan.
Berkarya, berusaha dan berdo’a adalah jalan untuk mencapai keinginan. “The
Power Of Doa And Action”
kegagalan
merupakan guru yang terbaik. Kegagalan sudah satu paket dengan pengalaman
Orang-orang yang gagal bukanlah orang yang bodoh ataupun tingakatan derajatnya
paling rendah dalam manusia.
Seandainya
kita masih bayi waktu itu pikiran kita sudah terkontaminasi akan mindset-mindset
mengenai kegagalan, maka mungkin kita tak akan pernah bisa berjalan sekarang.
Lihatlah bayi mungil lucu itu, tak peduli dia jatuh, menangis, tersungkur, dia
kembali mencoba untuk berdiri lagi. Hingga akhirnya langkah kakinya bahkan sudah
bisa berlari. Sekarang jadilah bayi kembali, terapkan lagi sifat pantang
menyerahnya dan lihatlah kemudian, tempat yang dipijak sudah lebih jauh
daripada tempat yang dipijak dulu.
Pelajaran yang sangat berharga seringkali muncul setelah
kegagalan itu datang. Jika Anda takut gagal, maka pelajaran berharga yang bisa
membawa Anda menuju kesuksesan pun tidak akan pernah kita dapatkan. Semakin
Anda terfokus pada rasa takut gagal dan pikiran negatif kita, maka pikiran dan
sikap Anda akan semakin dipenuhi dengan hal-hal negatif yang mempengaruhi kita
untuk berkembang.
Apakah ketika kita membiarkan perasaan takut gagal terus ada
dalam pikiran kita? Bukankah justru akan menimbulkan ketakutan dan keraguan
dalam melakukan setiap tindakan dalam hidup kita untuk berinovasi yang kreatif?
Hasil yang kita perolehpun tak jauh dari pikiran kita, yakni kegagalan.
Tidak ada orang sukses yang tidak pernah mengalami
kegagalan. Hanya saja mereka mau bangkit dari kegagalan dan belajar dari
kegagalan yang mereka alami. Jika kita menyerah, kegagalan tidak bisa
dihindari. Tetapi jika kita terus berusaha, kita akhirnya akan sampai pada
keberhasilan kita. Setiap kali rasa takut gagal menghampiri kita, kita bisa
katakan pada diri Anda sendiri "kenapa harus takut gagal?''.
Hilangkan rasa takut gagal kita dan perlakukan kegagalan
sebagai peluang menuju kesuksesan. Perbaiki penyebab kegagalan yang pernah kita
lakukan dan bangkit dari kegagalan tersebut, serta yakin bahwa kita bisa
melakukan hal yang lebih baik lagi dan mencapai kesuksesan kita jangan pernah
tinggalkan sholat dan berdoa.
Mindset adalah kepercayaan cara berpikir yang bisa
mempengaruhi perilaku dan sikap kita yang pada akhirnya menentukan level
kerberhasilan hidup kita.
Model utama yang harus kita miliki adalah minsdset positif
untuk bisa menjadi pemenang di kelas dan kehidupan. Mindset kita ibarat sebuah
program yang akan senantiasa mengarahkan kita pada tujuan sekaligus
mengoptimalkan seluruh potensi untuk diwujudkan inmpian kita.
“Itu Sudah Takdir, Kita Pasrah dan Rela Menerimanya”
Bagi kita yang bermental pemenang, ungkapan ini tidaklah
berlaku dalam kehidupan kita. Lebih tepatnya kita percaya, Life Is A Game, Sometimes you win
and sometimes you learn. Para pemanang tidak pernah menyimpan kata
gagal dalam kamus kehidupannya mereka menggantinya dengan kata belajar.
Para pemenang memandang kegagalan sebagai guru terbaik. Pada
hakikatnya, kegagalan merupakan hal yang lumrah dalam setiap episode kehidupan
manusia tidak pernah ada pencapaian sukses yang tidak disertai cerita kegagalan.
Ibarat sisi uang, sukses dan gagal adalah dua hal yang tidak dapat kita
pisahkan karena kegagalan merupakan guru yang menunjukkan ke mana arah tpat
menuju puncak kesuksesan. Jika kita adalah mahasiswa yang baik, kegagalan akan
menunjukkan fakta-fakta yang harus kita pelajari agar tidak mengulangi
kesalahan yang sama. Jika kita mahasiswa yang buruk, kelengahan dan kecerobohan
akan menyebabkan kita mengulangi kesalhan yang sama di waktu mendatang. Ibarat
kampus, kita akan tinggal ruangan dan mengulangi pelajaran yang sama.
Sering kali kita melihat orang-orang sukses adalah orang
yang sejak lahir dikaruniai bakat luar biasa dalam berbagai macam hal, termasuk
mengambil keputusan dengan tepat. Banyak yang tidak tahu, bakat tersebut
bukanlah sesuatu yang mereka meliki sejak lahir, melainkan suatu yang
senantiasa mereka pelajari dan kembangkan.
Pelajaran yang bisa kita ambil adalah kegagalan merupakan
tantangan yang akan membuat kita lebih kuat.
Biodata Penulis
Moh. Badri Tamam dilahirkan di Desa Pragaan Daya Kabupaten Sumenep. anak pertama dari Alm. Bapak Shadiq dan Ibu Amna. Lulusan dari MI, MTs, MA. Di Pon.Pes Hidayatul Ulum. Tahun 2014 memilih untuk melanjutkan keperguruan tinggi di Univeristas Islam Madura, Prodi Sistem informasi, Fak. Teknik
Email. badri.uimadura@gmail.com
Tidak ada komentar