Kenapa Harus Berkarir Menjadi Product Designer
Sedang terjadi transformasi digital pada berbagai industri/pe
rusahaan
Indonesia membutuhkan lebih dari 9 juta talenta digital pada tahun 2023, menurut Bapak Presiden Jokowi*
Produk designer adalah 1 dari 5 profesi yang paling direkomendasikan oleh Kemendikbud Ristek, Mas Menteri Nadiem Makarim**
7 milliar lebih manusia dengan 4 Milliar lebih pengguna smartphone tehubung ke internet dengan beragam aplikasi/game***
Anak IT pasti tidak asing dengan istilah UI/UX. Seiring dengan semakin banyaknya perusahaan digital, profesi UX Design semakin banyak dibutuhkan.
UI Designer merupakan sebutan untuk orang yang mendesain interface untuk perangkat lunak komputer, ponsel pintar, dan lainnya. UI Designer punya tanggung jawab untuk mendesain tampilan secara menarik baik dari sisi bentuk, warna, juga tulisan. Nggak heran kalau UI Designer akan bekerja mengatur tata letak, skema warna, bentuk tombol-tombol yang bisa diklik beserta jenis dan ukuran teks. Nah, semua item ini berinteraksi sama pengguna. Pokoknya semua elemen visual di sebuah aplikasi dan/atau situs menjadi tanggung jawab UI Designer.
Kalau UX Designer adalah jenis pekerjaan yang berhubungan dengan bagaimana meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi maupun pengunjung situs yang dilihat dari nilai guna, manfaat, juga kesenangan yang didapatkan si pengguna dari suatu aplikasi atau situs.
Sederhananya, UX Designer bertugas untuk membuat aplikasi atau situs yang mudah digunakan oleh pengguna, dan terlihat keren, bagus, namun simple. Karena perasaan pengguna saat berinteraksi dengan interface jadi fokus utamanya. Seperti apakah pengguna merasa senang atau tidak? Apakah pengguna mendapati kesulitan atau tidak? Apakah pengguna puas atau tidak puas setelah berinteraksi. Apakah permasalahan pengguna terpecahkan atau tidak? Juga perasaan-perasaan lainnya.

Tidak ada komentar