Bagi seorang blogger atau pemilik website tentu ingin website mereka terlihat menarik, dan profesional. Memiliki website dengan tampilan yang wah, keren, menarik pasti akan menambah percaya diri untuk terus mengembangan dan membangung websitenya. Dari tampilan website yang keren akan membuat pengunjung juga merasa nyaman betah untuk terus berselancar di website tersebut. Dari sini banyak pemilik web yang berlomba-lomba untuk mencari template website dan menerapkan tema-tema yang bisa dipakai kapan saja.


Tak jarang karena merasa tampilan websitenya terasa membosankan maka sering kali mengganti tema dengan asal-asalan yang justru akan berpengaruh jangka panjang. Apalagi seorang blogger atau pemilik website pemula seringkali sibuk mencari template website yang terbaik seperti yang diharapkan tak peduli artikel atau konten mereka masih terbatas yang penting di benak mereka adalah tampilan keren.


Nah dari tindakan yang tidak tepat inilah mereka mengotak-atik gonta ganti template tanpa mempertimbangkan hal yang akan terjadi pada websitenya. Sebenarnya mengganti tema template tidak ada salahnya karena memang hak mereka. Ada juga yang sudah mulai bosan mengisi konten dan melihat tampilan website yang itu-itu saja mereka mencoba mencari template yang lain.


Tahukah Anda bahwa sering mengganti template website sangat berdampak pada website Anda? Memang benar ada banyak dampak yang akan berpengaruh pada SEO, HTML, peringkat website, menurunkan visitor dan lain sebagainya. Dari Sini kami menyarankan untuk menghindari sering mengganti template website Anda.

Dalam aktivitas Blogging seringkali kita menjumpai rasa bosan atau jenuh. Rasa jenuh atau bosan yang bisa jadi karena tiap hari diharuskan selalu mencari ide dan menulis atau juga karena seringnya menatap layar blog yang itu-itu saja. Menatap layar dengan tampilan blog yang itu-itu saja memang bisa saja membuat kita lantas jenuh.


Nah dari sinilah kemudian muncul tindakan atau aksi mengganti tampilan atau template blog. Memang bagi beberapa blogger yang mudah bosan atau jenuh tindakan mengganti tampilan atau template merupakan cara terampuh untuk kembali menyegarkan pandangan dan mengusir kejenuhan ngeblog-nya.

Namun tahukah Anda bahwa ada akibat atau dampak buruk dari seringnya bergonta-ganti template ini? Dari sini saya menyarankan pada Anda para blogger sebaiknya hindari sering-sering mengganti template. Dan berikut ini beberapa daftar akibat buruk dari seringnya mengganti template tersebut. Berikut ulasannya.

1. Turunnya Traffic Blog

Akibat atau dampak buruk pertama dari seringnya mengganti template blog adalah turunnya traffic. Turunnya traffic atau jumlah pengunjung blog memang sudah bisa dipastikan akan terjadi pada blog-blog yang sering menggonta-ganti template-nya. Hal ini disebabkan oleh rasa malas dari pengunjung yang melihat blog yang berantakan. Pasalnya pada saat pergantian template biasanya blogger diharuskan untuk melakukan pengaturan banyak hal dalam blog tersebut.


Nah dari sinilah kemudian yang membuat pengunjung yang sudah mengetahui alamat situs blog Anda merasa malas setelah melihat blog Anda berantakan. Bagaimana jika blogger menutup akses sementara selama penggantian template? Tentu saja akan sama, malahan dengan menutup sementara maka tidak akan ada pengunjung yang datang. Dan ini akan membuat traffic blog akan mati.

2. Blog Dianggap Tidak Profesional dan Tidak Berkarakter

Selanjutnya dampak buruk yang bisa diakibatkan dari blog yang sering bergonta-ganti template adalah munculnya anggapan bahwa blog tidak profesional dan tidak berkarakter. Ya, layaknya penampilan manusia, maka penampilan blog yang selalu berubah-ubah juga akan mendatangkan respon. Nah umumnya orang yang selalu mengubah penampilan akan dianggap sebagai orang yang tak berkarakter karena tak punya ciri khas.


Nah begitu pula pada blog, jika Anda seringkali mengubah tampilan atau template blog maka Anda akan dianggap sebagai orang yang tidak punya karakter (ciri khas). Lebih-lebih dari itu Anda juga harus bersiap menghadapi anggapan bahwa Anda tidak dianggap profesional oleh beberapa #blogger yang ada.


3. Waktu Produktif yang Terbuang Sia-sia

Saat Anda memutuskan untuk mengubah tampilan template blog, maka Anda memang mau tak mau harus meluangkan waktu Anda untuk mengotak-atik blog tersebut. Waktu yang digunakan untuk mengotak-atik template blog yang baru ini sendiri tidaklah sebentar. Nah dari sinilah akan ada waktu produktif yang terbuang sia-sia.


Sebenarnya waktu yang terbuang dari mengatur template blog yang baru ini bisa Anda manfaatkan untuk menulis dan memperbanyak konten di blog. Namun jika keputusan Anda tetap untuk mengganti template maka Anda harus bersiap mengorbankan waktu produktif Anda.


4. Merusak Kualitas SEO dan SERP Blog

Dampak atau akibat buruk lainnya yang bisa terjadi pada blog yang seringkali berganti template adalah rusaknya kualitas #SEO dan SERP blog. Jika Anda pernah menambatkan sebuah kode HTML tertentu untuk tujuan memaksimalkan blog, maka ketika Anda menggantinya dengan template yang baru bisa jadi kode HTML tersebut hilang.


Meski Anda kemudian ingat kode HTML tersebut tapi bisa jadi juga template yang baru tidak bisa kompatibel untuk kode HTML yang ada. Dan satu hal lagi yang perlu Anda ingat bahwa Google membutuhkan waktu sekitar 1 minggu untuk bisa meng-crawl kembali konten yang ada pada blog dengan template terbaru tersebut. Dari sinilah blog Anda akan mengalami penurunan kualitas pada SEO dan SERP.

5. Blog Jadi Berantakan, Kacau dan Sulit Diatur

Terakhir, blog yang sering berganti template akan mengalami tampilan yang berantakan, kacau dan sulit diatur. Ya, hal ini memang bisa saja terjadi. Sebab tidak semua template blog bisa diatur dengan mudah. Pasalnya dengan pengkodean yang berbeda dari template-template yang lain.


Pada pengaturan widget juga bisa terjadi hal yang sama yang membuat blogger kesulitan menata letak widget seperti yang diinginkan. Maka dari itu untuk menghindari blog yang berantakan dan sulit diatur maka hindarilah penggantian template yang terlalu sering.