Penelitian kualitatif adalah salah satu metode yang digunakan dalam sebuah penelitian. Namun, tak sedikit yang masih kebingungan bagaimana cara menyusunnya. Jika kamu termasuk, simak contoh penelitian kualitatif berikut ini! Simak baik-baik, ya.

Bagi kamu yang berencana melakukan penelitian kualitatif ada baiknya memahami lebih dalam mengenai metode yang satu ini, Sahabat badri arc.

Bagi peneliti, memahami pendekatan yang akan digunakan dalam sebuah proposal atau penelitian sangatlah penting.

Lagi pula, terdapat dua metode penelitian yang biasa digunakan oleh para peneliti.

Keduanya adalah metode kuantitatif dan metode kualitatif.

Dengan memahami salah satu metode tersebut, maka memudahkan kamu dalam melakukan analisis saat melakukan penelitian.

Jangan sampai, kamu tidak mengetahui perbedaan keduanya dan tertukar saat melakukan penelitian di lapangan.

Lantas, apa itu penelitian kualitatif dan seperti apa contohnya?

Yuk, simak secara lengkap di bawah ini!

Perhatikan baik-baik, ya.


Apa Itu Penelitian Kualitatif

Ada sejumlah pengertian dari sejumlah sumber terkait maksud dan tujuan penelitian kualitatif.

Menurut Modul Rancangan Penelitian dari Ristekdikti, penelitian kualitatif adalah metode yang memanfaatkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang dapat diamati.

Berdasarkan paparan pada artikel “Memahami Metode Penelitian Kualitatif” oleh Yoni Ardianto, penelitian kualitatif adalah metode yang lebih menekankan pada pengamatan fenomena dan lebih meneliti ke subtansi makna dari fenomena tersebut.

Analisis dan ketajaman penelitian kualitatif sangat terpengaruh pada kekuatan kata dan kalimat yang digunakan.

Artinya, metode kualitatif merupakan metode yang fokus pada pengamatan yang mendalam.

Jadi, penggunaan metode kualitatif dalam penelitian dapat menghasilkan kajian atas suatu fenomena yang lebih komprehensif.

Adapun pengumpulan data dalam penelitian kualitatif adalah observasi, analisis visual, studi pustaka, dan wawancara.

Tujuan Metode Penelitian Kualitatif

Masih dari sumber yang sama, ada sejumlah alasan penggunaan metode kualitatif dalam suatu penelitian.

Tujuan penggunaan metode kualitatif dalam penelitian adalah untuk memahami bagaimana suatu komunitas atau individu-individu dalam menerima isu tertentu.

Peneliti juga perlu memahami dan memiliki pengetahuan memadai terkait permasalahan yang akan ditelitinya.

Selain itu, peneliti juga mampu mendapatkan data yang tepat, membatasi asumsi, dan menulis secara persuasif agar pembaca dapat merasakan pengalaman yang sama.


Hal ini berbeda dengan metode penelitian kuantitatif yang mengedepankan data statistik dan numerik yang bertujuan menjelaskan hubungan antar variabel, menguji teori, serta melakukan generalisasi fenomena sosial yang diteliti.

Setelah kamu memahami perbedaan keduanya, maka tak akan bingung lagi saat membuat penelitian atau proposal dengan metode kualitatif.

Bagi kamu yang sedang berencana melakukan penelitian dengan metode tersebut, simak contoh penelitian kualitatif berikut ini!

Kamu juga bisa melihat contoh judul penelitian kualitatif yang bisa kamu jadikan referensi.


Contoh Penelitian Kualitatif

1. Contoh Proposal Penelitian Kualitatif



2. Contoh Penelitian Kualitatif tentang Covid-19





Bisa di download contoh penelitian kualitatif

Pengertian Secara Umum
Metode adalah cara sistematis untuk menyusun suatu ilmu pengetahuan. Metode tersebut dibagi menjadi dua, yaitu metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kualitatif. Secara umum, metode penelitian kualitatif adalah cara untuk menyusun data atau informasi yang telah dikumpulkan peneliti dengan hasil akhir dalam bentuk tulisan.

Metode penelitian kualitatif dirumuskan dalam bentuk tulisan, seperti rumusan masalah yang berbentuk asosiatif, deskriptif, dan komparatif. Berbeda dengan metode penelitian kuantitatif yang menggunakan perumusan dengan angka-angka.

Dalam karya ilmiah, penjelasan penggunaan metode penelitian kualitatif dijelaskan dalam bab 2 atau 3, yaitu Metode Penelitian. Metode ini diletakkan pada subbab pertama mengenai Pendekatan Penelitian. Hal ini perlu dijabarkan agar pembaca mengetahui metode yang akan kamu gunakan dalam penelitian.

Tujuan
Tujuan dari metode penelitian kualitatif adalah memahami objek yang diteliti menurut perspektif peneliti. Objek lalu dikembangkan dengan konsep senstivitas pada masalah objek yang dihadapi. Konsep sensitivitas tersebut berada pada masalah yang sedang atau telah terjadi. Masalah kemudian diidentifikasi dengan teori yang sesuai. Setelah itu, pemahaman pada satu atau lebihnya masalah atau fenomena akhirnya bisa dikembangkan.

Secara garis besar, metode ini bertujuan untuk memahami dan menafsirkan makna dari suatu fakta, gejala atau realita dalam situasi tertentu. Peristiwa tersebut kemudian ditelusuri tidak hanya pada pandangan permukaannya saja, tapi secara mendalam. Hal itulah yang membedakan metode kualitatif dengan metode kuantitatif.

Fungsi
Metode penelitian kualitatif berfungsi sebagai cara untuk meneliti fokus data yang bersifat humaniora atau sebagainya. Metode ini bisa digunakan untuk kamu yang membutuhkan cara untuk mendeskripsikan hasil dari fokus data tersebut. Metode ini lebih berdasarkan pada sifat fenomenologis yang mengutamakan penghayatan peneliti.

Karakteristik
Metode penelitian kualitatif mempunyai karakteristik tersendiri yang membedakannya dengan metode penelitian kuantitatif. Karakteristik tersebut di antaranya:

Menggunakan audit trail
Audit trail adalah langkah dalam memeriksa data yang baru didapat dan masih mentah, kemudian dianalisis dan kesimpulannya dikoreksi oleh pihak lain. Pihak lain biasanya adalah pembimbing yang membantu kamu dalam menyusun penelitian.

Menggunakan perspektif emic
Perspektif emic adalah pandangan yang mengutamakan pendapat informan daripada pendapat peneliti sendiri atau etic. Walaupun kamu nantinya memiliki pendapat sendiri, tapi kamu harus mengutamakan pendapat dari informan atau narasumber.

Menggunakan triagulasi
Triagulasi adalah teknik pengumpulan data yang sifatnya menggabungkan berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang sudah ada. Teknik ini juga dapat berfungsi untuk memeriksa fakta yang telah diperoleh kepada pihak lainnya (pembimbing kamu).

Metode alternatif
Metode penelitian kualitatif mulai dikenal pada tahun 1960-an. Walaupun begitu, ilmu antropologi dan sosiologi sudah menggunakan metode ini sejak lama. Metode penelitian kualitatif disebut juga metode alternatif karena metode ini masih relatif baru. Berbeda dengan metode kuantitatif yang disebut metode tradisional karena sudah lebih dulu dipakai oleh para peneliti.

Peneliti adalah kunci
Alat pengumpul data atau instrumen pada metode penelitian kualitatif adalah peneliti atau diri kamu sendiri. Jadi, kamu adalah kunci atau key instrument dalam mengumpulkan data. Kamu harus terjun sendiri untuk mendapatkan data-data sesuai fokus penelitian kamu.

Rincian kontekstual
Hasil dari metode penelitian kualitatif diuraikan secara rinci dan sesuai dengan konteks, bukan terkotak-kotak. Sebelumnya, sampel yang dipilih juga secara purposif, yaitu ditentukan pengambilannya sesuai dengan tujuan penelitian.

Sumber data natural
Sumber data berasal dari keadaan yang sedang tidak wajar alias dalam keadaan sebenarnya. Keadaan ini diberi istilah natural setting. Keadaan natural tidak dimanipulasi oleh angket dan tidak dibuat-buat. Sumber data juga bisa diperoleh dari sumber primer atau sumber sekunder. Sumber primer adalah sumber data yang diperoleh langsung dari informan atau narasumber. Sumber sekunder sebaliknya, yaitu sumber data yang tidak diperoleh secara langsung.

Teknik pengumpulan data beragam
Metode penelitian kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data yang beragam. Bisa dilakukan dengan dokumentasi, kueisoner atau angket, observasi atau pengamatan, wawancara atau pun gabungan dari keempat teknik tersebut.