Ketika kamu menemukan jurnal yang terkunci dan tidak bisa di download karena berbayar maka solusinya adalah menggunakan Google Scholar, dan E-resources Perpusnas. Jika cara tersebut belum berhasil, gunakan situs black access seperti Sci-Hub, dan LibGen.

Apakah semudah itu mendownload jurnal terkunci? Jika Ya, bagaimana langkah-langkahnya? Simak penjabarannya sebagai berikut:

  1. Cara download jurnal yang terkunci lewat Google Scholar
  2. Cara download jurnal yang terkunci lewat E-resources Perpusnas
  3. Cara download jurnal yang terkunci lewat Scihub



1. Google Scholar

Google scholar merupakan situs mengindeks artikel yang dikategorikan karya ilmiah. Mereka mengindeks file (PDF) dan HTML. Tidak hanya jurnal, namun juga buku PDF tersedia di Google Scholar. Terkadang, ada beberapa buku berbayar yang terindeks PDF nya oleh Google Scholar.

Cara akses jurnal di Google Scholar sebagai berikut:

  • Buka tautan Google Scholar
  • Ketikan kata kunci “Keyword
  • Temukan jurnal yang kamu butuhkan (lihat gambar) dan download


2. E-Resources perpusnas

E-resources perpusnas merupakan kumpulan database ejournal dan ebook yang dilanggan oleh perpusnas. Mereka menyediakannya secara gratis bagi masyarakat Indonesia yang menjadi Anggota Aktif. Jika kamu kesulitan mengunduh jurnal yang terkunci, silakan akses e-resources perpusnas.

Cara akses jurnal yang tidak bisa download di google tapi bisa diunduh di e-resources perpusnas, sebagai berikut:

  • Buka tautan e-Resources Perpusnas
  • Login dengan akun terdaftar (jika belum, silakan mendaftar keanggotaan perpusnas secara gratis)
  • Ketikan kata kunci “judul jurnal, pengarang dan tahun”
  • Unduh jurnal yang sesuai (lihat gambar)





3. Scihub

Sci-hub merupakan situs black akses yang memanen jurnal lewat pintu belakang tanpa membayar. Jika kamu tidak bisa unduh jurnal, maka kamu bisa copy DOI ke Scihub dan mengunduhnya.


Cara akses jurnal terkunci di scihub, sebagai berikut: