Citra Satelit Kota Palu Pasca Gempa


seperti pusaran waktu yang tak terlekkan, seakan bumi yang menghembuskan anginnya merasuki pori-pori membuatnya menyatu dalam raga yang sudah lama tak lagi berjumpa. untuk kali pertamanya hatiku menurut untuk berbalik arah menatap masa lalu.
senyuman itu yang membuatku ada. sentuhan itu yang membuatku tumbuh. berasamanya membuatku merasa lengkap. kita berkembang dalam ruang waktu yang sama, dalam pola pikir yang tak ada bedanya. bersama memiliki impian seperti tokoh yang ada dalam cerita dongeng, hidup bahagia selamanya berdua. memang, kemudahan anak kecil mengakses kebahagiaan karena kesederhanaan mereka berpikir. karena tak ada yang pelik menghampiri mereka.

Gempa dan tsunami Palu-Donggala masih menyita perhatian publik Indonesia dan dunia. Gempa berkekuatan 7,4 SR yang menghasilkan gelombang tsunami setinggi 3-5 meter ini telah meluluhlantakkan Kota Palu dan juga Donggala. Korban meninggal sementara mencapai angka 1.234 jiwa dan puluhan ribu lainnya harus mengungsi. Perlahan bantuan sudah mulai datang dan evakuasi korban sudah bisa dilakukan oleh aparat, relawan maupun masyarakat sendiri. Alat berat dan logistik diharapkan bisa mempercepat proses tanggap darurat gempa dan tsunami di Palu.
Potret citra satelit menunjukkan bahwa telah terjadi kerusakan yang amat parah menimpa Kota Palu pasca gempa dan tsunami akhir pekan lalu. Situs berita QUARTZ menampilkan perbandingan citra satelit Kota Palu sebelum dan sesudah gempa yang berpusat tak jauh dari Donggala pada 28 September 2018. Nah, buat kamu yang penasaran pengen melihat dampak bencana tersebut, Hipwee telah merangkumnya buat kamu. Yuk simak.

 Foto ini menunjukkan gambaran Teluk Palu sebelum dan sesudah tsunami yang menghantam kawasan tersebut. Di foto bawah tampak garis pantai bergeser makin ke dalam setelah tsunami. Sedimen air sungai bercampur lumpur pun membanjiri muaranya di tepi laut

Berikut ini citra satelit Teluk Palu sehari sebelum gempa bumi dan tsunami yang menghantam Palu pada Jumat petang

Pasca gempa dan tsunami, tampak Teluk Palu berwarna coklat karena bercampur dengan sedimen lumpur yang terbawa akibat tsunami. Terlihat garis pantai sedikit maju ke arah perkotaan

 


 Desa Petobo mengalami kerusakan yang paling parah karena mengalami Likuifaksi di mana rumah-rumah penduduk tenggelam dalam lumpur. Ini adalah potret pada tanggal 17 Agustus ketika kondisi masih baik-baik saja


By Septyan Bayu