SURABAYA, JURUSAN SISTEM INFORMASI ITS –
Lazimnya pada sebuah komunitas, sesekali waktu diadakan kegiatan pertemuan yang biasa disebut sebagai kopdar (kopi darat). Istilah kopdar ini adalah sebuah istilah yang mengacu kepada ajang pertemuan antar sesama anggota sebuah komunitas yang sudah saling kenal, namun selama ini interaksi diantara mereka hanya sebatas komunikasi online, melalui smartphone atau internet. Sehingga mereka hanya kenal melalui media virtual, tanpa ada saling bertemu muka sebelumnya.
Beragam maksud dan tujuan kegiatan kopdar ini, antara lain untuk menjalin komunikasi yang aktif, nyata dan terbuka. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk lebih saling mengenal satu sama lain diantara anggota komunitas, mempererat hubungan yang telah terjadi, sekaligus juga dapat dimanfaatkan untuk memecahkan segala bentuk pertanyaan yang ada dan permasalahan yang muncul untuk kemudian menghasilkan solusi serta jalan keluarnya. Ataupun juga untuk maksud dan tujuan lain yang positif sifatnya.
Demikian juga yang coba diberikan oleh team teaching pengampu tiga mata kuliah program Pembelajaran Daring Indonesia Terbuka dan Terpadu (PDITT) Jurusan Sistem Informasi (JSI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Pada hari Jum’at dan Sabtu (7/10/2016 dan 8/10/2016), 3 mata kuliah tersebut yaitu Statistika, Manajemen Resiko Teknologi Informasi, serta Pemantauan dan Evaluasi Teknologi Informasi yang menjadi beberapa diantara 16 mata kuliah lain dari ITS yang masuk ke dalam program tersebut mengadakan kegiatan kopdar (kopi darat/temu muka, red) untuk komunitas peserta perkuliahannya setelah beberapa waktu telah melakukan aktivitas pengajaran secara online.

“Daring” sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi IV merupakan kependekan dari kata “dalam jaringan.” Adalah pengganti kata online yang lebih familiar dan sering dipakai. Adapun PDITT adalah salah satu solusi pemerintah yang ditawarkan dalam upaya perluasan dan pemerataan pendidikan tinggi bermutu di Indonesia. ITS mendapat mandat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia untuk menjadi perguruan tinggi penyelenggaranya. Terlebih, sistem e-learning dengan mengintegrasikan video, gambar dan dokumen-dokumen pendukung lain, ataupun pemberian dan pengumpulan tugas, evaluasi maupun diskusi selama ini telah diterapkan di ITS, sehingga membuat kampus yang dikenal sebagai “Kampus Perjuangan” ini pantas menjadi satu diantara lima perguruan tinggi lain untuk menyelenggarakan kegiatan kuliah daring tersebut.
Untuk mengikuti mata kuliah PDITT yang dapat diikuti oleh mahasiswa di seluruh Indonesia ini, perguruan tinggi terlebih dahulu harus mendaftarkan mahasiswanya yang berminat ke DIKTI. Kepada mahasiswa yang mengikuti seluruh proses pembelajaran dan dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat dan transkrip nilai dari perguruan tinggi penyelenggara yang diakui keabsahannya oleh DIKTI, dan nantinya dapat dipergunakan di kampusnya masing-masing.
Memanfaatkan teknologi jaringan komputer dan internet, perkuliahan online daring ini memang dapat dilaksanakan dengan mempersiapkan sistem pembelajaran yang secara mandiri memberikan instruksi dan layanan pembelajaran kepada pesertanya tanpa melibatkan secara langsung para pengampunya. Namun, para pengampu tiga mata kuliah program PDITT di ITS mempunyai pandangan lain menyikapi hal ini. Seperti diungkapkan oleh Anisah Herdiyanti Prabowo SKom MSc, “Diperlukan kegiatan temu muka, selain untuk penjelasan tutorial materinya, juga untuk memberikan experience kepada mahasiswa tersebut merasakan berkuliah di ITS.”
Untuk kepentingan tersebut, dilaksanakanlah kegiatan kopdar PDITT yang bertempat di Jurusan termuda pada Fakultas Teknologi Informasi (FTIf) ITS tersebut. Berlangsung selama dua hari, dengan perincian satu hari pertama adalah penyambutan sekaligus pengenalan fasilitas kampus yang ada di ITS, dan dilanjutkan dengan sit in on a class perkuliahan di hari kedua.


Dibuka langsung oleh Dr Ir Aris Tjahyanto MKom selaku Ketua Jurusan Sistem Informasi ITS, para peserta mata kuliah dari 7 perguruan tinggi di 5 kota di Jawa Timur datang untuk mengikuti kegiatan di hari pertama ini. 61 orang peserta mata kuliah PDITT yang terdiri atas mahasiswa dengan beberapa tutor mendapatkan penyambutan juga oleh Ketua Program Studi S1 Sistem Informasi ITS, Nisfu Asrul Sani, SKom MSc yang juga memberikan overview penjelasan tentang JSI ITS, tempat dimana mereka akan melakukan kegiatan kopdar. Setelah itu, dipandu oleh beberapa staf Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI), kegiatan dilanjutkan dengan berkeliling melihat fasilitas laboratorium-laboratorium yang dimiliki oleh JSI ITS, hingga berjalan-jalan melihat beberapa gedung Jurusan lain termasuk gedung Rektorat kebanggaan ITS.


Tak kenal maka tak sayang, setelah menjajal langsung suasana berkuliah di JSI ITS, diharapkan kepada para peserta PDITT tersebut akan menimbulkan kesan yang mendalam. Bila selama ini mungkin hanya mendengar dari cerita-cerita saja sambil memendam keinginan merasakan berkuliah di salah satu kampus negeri favorit ini, namun sekarang impian mereka terwujud dan dapat dengan bangga bercerita bahwa pernah menjadi bagian dari kampus tercinta, ITS. (shi)

By- http://is.its.ac.id/apps/masters_v2/?p=2063&lang=id